Dimanakah DNS Console pada Windows Server 8 Developer Preview?

Ketika anda sudah melakukan instalasi role Domain Name System (DNS) baik melalui Server Manager atau ketika melakukan promote Domain Controller, biasanya kita bisa melakukan administrasi DNS melalui DNS Console. Namun ketika saya menggunakan Windows Server 8 Developer Preview, saya sempat bingung, dimanakah DNS Console itu berada?

image

 

Ternyata,DNS Console harus diinstall terlebih dahulu melalui Add Features. Untuk melakukannya, jalankan Server Manager, lalu pilih DNS Server Tools pada Add Features, Remote Server Administration Tools. Kemudian klik Next.

image

 

Konfirmasi instalasi tersebut, lalu klik Install.

image

 

Tunggu proses instalasi hingga selesai. Lalu klik Close.

image

image

 

Setelah itu, DNS Console akan nampak dan anda bisa melakukan administrasi DNS.

image

image

 

Salam,

Raymond Engelbert

Membangun Domain Controller di Windows Server 8 Developer Preview

DCPROMO. Adalah perintah yang biasa dikenal di kalangan pengguna Windows Server Active Directory, yang digunakan untuk memulai membangun Domain Controller. Namun, apa yang terjadi ketika saya mencoba menggunakan perintah tersebut di Windows Server 8 Developer Preview?

image

image

 

Ya, muncul peringatan bahwa sudah direlokasikan ke Server Manager. Maka dari itu, untuk membangun Domain Controller di Windows Server 8 Developer Preview, kita harus menggunakan Server Manager. Pada Server Manager, pilih Add Roles.

image

 

Klik Next pada Add Roles and Features Wizard.

image

 

Pilih Role-based or Feature-based Installation, lalu klik Next.

image

 

Pilih server yang ingin diinstall dari pool yang ada, kemudian klik Next.

image

 

Pilih Active Directory Domain Services, kemudian klik Next.

image

 

Seperti pada Windows Server versi sebelumnya, jika ada features tambahan yang harus diinstall, maka secara otomatis wizard tersebut akan menyarankan untuk install features yang dibutuhkan.

image

 

Klik Next pada wizard Features.

image

 

Klik Next pada penjelasan mengenai Active Directory Domain Services.

image

 

Konfirmasi roles dan features yang akan diinstall, lalu klik Commit.

image

 

Proses instalasi akan berjalan.

image

 

Setelah selesai, pilih tautan “Promote this server to a domain controller”.

image

 

Pada wizard awal Active Directory Domain Services Configuration, pilih Add a new forest (asumsi: belum ada Domain Controller sama sekali). Kemudian masukkan nama root domain anda, lalu klik Next.

image

 

Wizard berikutnya adalah, pilih Forest Functional Level dan Domain Functional Level, Kapabilitas lain dari Domain Controller seperti Global Catalog dan DNS serta password untuk Directory Services Restore Mode (DSRM). Sebagai catatan, pada Windows Server 8 Developer Preview ini, Functional Level Windows Server 8 masih belum bisa digunakan, sehingga pada saat Pre-Requisites check akan gagal.

image

image

 

Sehingga, kita coba pilih maksimal Functional Level nya adalah Windows Server 2008 R2. Pilih juga Global Catalog dan DNS (karena server ini sebagai Domain Controller yang pertama). Kemudian masukkan password untuk Directory Services Restore Mode (DSRM). Lalu klik Next.

image

 

Pada lokasi dari Database, Log dan SYSVOL Folder, klik Next (atau modifikasi lokasi sesuai kebutuhan).

image

 

Review konfigurasi, kemudian klik Next.

image

 

Tunggu proses verifikasi hingga selesai dan tidak ada laporan error. Kemudian klik Install.

image

image

 

Tunggu proses instalasi hingga selesai.

image

image

 

Setelah selesai, pastikan opsi “Reboot this server when the wizard completes” dicentang, kemudian pilih Close dan server akan melakukan restart.

image

image

image

 

Login kembali sebagai administrator domain.

image

image

 

Anda bisa mulai melakukan administrasi Domain Controller.

image

image

image

 

Salam,

Raymond Engelbert

Sekilas Tampilan Windows Server 8 Developer Preview

Selain merilis Windows 8 Developer Preview, Microsoft juga merilis versi server yaitu Windows Server 8 Developer Preview. Pada versi server ini, selain kita bisa melakukan uji coba dari sisi infrastruktur, para Developer juga bisa mulai mencoba membangun aplikasi yang berhubungan dengan Windows Server 8, sehingga ketika Windows 8 Server keluar dalam versi final, aplikasi tersebut siap dikolaborasikan.

Berikut adalah sekilas tampilan dari Windows Server 8 Developer Preview:

image

image

image

image

image

image

 

Salam,

Raymond Engelbert

Black Screen of Death bukan karena Patch

Mungkin masih ingat dengan berita:

http://www.detikinet.com/read/2009/12/02/071530/1252295/317/kasus-layar-hitam-kematian-microsoft

Tentunya menimbulkan ketakutan kembali kepada pengguna Windows, mengingat pernah terjadi fenomena “Blue Screen of Death” pada jaman Windows terdahulu yang menjadi cobaan besar bagi Microsoft ketika Windows tengah naik daun.

Kalau kita lihat pada berita tersebut, laporan tersebut muncul dari salah satu biro sekuriti Inggris, Prevx yang menyatakan gejala tersebut timbul akibat patch dan security update bulan November.

Selain menggemparkan dunia, saya sendiri pun ikut gempar dan sedikit tidak percaya akan isu ini. Pertama, saya selalu melakukan patching dan update terhadap laptop maupun server yang menjadi tanggung jawab saya. Dan prosedur ini, tidak hanya sekedar patching, namun ada fase testing setelah patching yang saya jalankan dan ternyata tidak ada masalah yang seperti disebutkan dalam berita. Tidak terbukti, karena sampai detik ini laptop saya bekerja dengan baik dan server pun bekerja sebagaimana mestinya.

Pada tanggal 1 Desember 2009, Prevx menyampaikan permintaan maaf serta klarifikasi mengenai kasus tersebut. Rilis tersebut bisa dibaca dengan lengkap pada website berikut:

http://www.prevx.com/blog/141/Windows-Black-Screen-Root-Cause.html

Berikut petikan dari baris terakhir pernyataan tersebut:

“We apologize to Microsoft for any inconvenience our blog may have caused. This has been a challenging issue to identify. Users who have the black screen issue referred to can still safely use our free fix tool to restore their desktop icons and task bar.”

Lalu, pertanyaan berikutnya adalah, apa penyebabnya dan mengapa bisa ada kejadian yang sempat menggemparkan tersebut?

Berikut adalah rilis resmi dari Microsoft Security Response Center:

http://blogs.technet.com/msrc/archive/2009/12/01/reports-of-issues-with-november-security-updates.aspx

Sedikit petikan dari link tersebut:

“We’ve also checked with our worldwide Customer Service and Support organization, and they’ve told us they’re not seeing “black screen” behavior as a broad customer issue. Because these reports were not brought to us directly, it’s impossible to know conclusively what might be causing a “black screen” in those limited instances where customers have seen it. However, we do know that “black screen” behavior is associated with some malware families such as Daonol.”

Dan terakhir, ada statement dari Microsoft yang juga saya dapatkan melalui email dan makin memperkuat dugaan bahwa informasi awal mengenai penyebab Black Screen adalah SALAH BESAR:

“The reports on the so called “Black Screens” was investigated by Microsoft and found to be inaccurate. The company which issued the report has apologized and made a full retraction. Windows 7 security updates was not the cause of the black screens. There is no fix or update necessary for this, but customers should keep their anti-virus software up-to-date as a preventative measure. So far, Microsoft is not seeing an occurrence of this particular issue in our support channels locally.”

Semoga para pengguna Windows bisa tenang kembali :).

Salam,

Raymond Engelbert

Exchange 2007 diatas Windows Server 2008 R2? support kah?

Pertanyaan yang belum ada jawabannya pada saat awal-awal. Dan sempat keluar pernyataan bahwa Exchange 2007 tidak akan bisa jalan diatas Windows Server 2008 R2. Nah, pada awal November ini, ada sedikit berita ‘gembira’ bahwa nantinya Exchange 2007 akan bisa berjalan diatas Windows Server 2008 R2.

Mengapa pada akhirnya skenario ini akan didukung?

Ya, pada awalnya memang hanya Exchange 2010 yang bisa berjalan diatas Windows Server 2008 R2 (yang hanya berjalan diatas platform x64). Namun seiring banyaknya masukkan dari pengguna, maka tim product Exchange memastikan untuk mendukung skenario Exchange 2007 diatas Windows Server 2008 R2. Kapan pastinya? belum ada tanggal pastinya, namun anda bisa tetap memantau informasi di blog dari tim product Exchange di http://msexchangeteam.com.

Untuk infromasi mengenai akan didukungnya skenario Exchange 2007 diatas Windows Server 2008 R2, juga bisa dibaca di blog tim product Exchange: Supporting Exchange 2007 on Windows Server 2008 R2.

Salam,

Raymond Engelbert